God Natt

Waktu terus berlalu, semesta kadang sebercanda itu, benar-benar tak ingin memberi tahu dirimu arti perasaanku. Tidak ada yang ingin mengingatkanku, atau menggugah hatiku untuk berhenti menunggu. Kusisipkan doa di setiap malamku— untukmu. Akan kehadiranku yang membuatmu merasa terganggu, walau akhirnya diriku berhenti mengharapkan sosokmu Lewat mimpiku, aku hanya ingin melihat seorangmu. Tak perlu untuk memelukmu […]

Read More God Natt

Berevolusi

Kepada ksatriaku, tolong tetap jaga hatimu. Percayalah, aku membutuhkan dirimu dikala terbitnya mentari, sampai malam yang berevolusi. Aku memang bukan seseorang yang selalu terpikirkan. Tak kukira, dirimu memutuskan sementara sendiri. Kamu tahu? Aku tak kuasa menahan tetes air keluar dari pelupuk mata, pun aku tak sanggup melihatmu bahagia bersama yang lain. Aku egois bukan? Aku […]

Read More Berevolusi

Tabu

Tak perlu ku menunggu, takkan juga aku akan mendapat balasan perhatianmu. Aku memilih diam, tak mau berbicara tentang puan yang pernah kau cintai sekian tahun lalu. Aku sangat mengerti, mengenalku bahkan tiba-tiba mengajakku kencan sungguh pelampiasan belaka. Di dalam hatimu, sungguh kau masih mencintainya bahkan sampai waktu yang akan terus berjalan. Lagi-lagi aku memilih menelan […]

Read More Tabu

Semakin Semu.

Apa yang aku tunggu sekarang? Berjalan mundur atau menetap dengan perasaan semu. Setidaknya aku berusaha menjadi yang terbaik bagimu sebisa mungkin, mendapat perhatianmu sebanyak mungkin. Selebihnya aku hanya dapat tersenyum dari kejauhan, karena dirimu baik saja tanpa aku. Aku senang, jika kamu bahagia. Aku ikut senang kalau kamu mencintai seseorang, yang lebih baik daripada diriku […]

Read More Semakin Semu.

Untuk Bagian dari Hidupku.

Mungkin satu tahun kita berpisah, tidak ada kata. Hati berat mengungkap, karena beradaptasi itu sulit untukku. Menemukan pelabuhan bukan hal yang mudah, belum lagi mencocokkan diri. Mungkin biasa saja. Tidak ada yang spesial kecuali dua kali pertemuan yang sangat menyenangkan. Pertama kali kita menduduki kelas delapan, kalian pasti ingat bukan. Kita yang sekuat tenaga mengayuh […]

Read More Untuk Bagian dari Hidupku.

Tak Dapat Kupungkiri

Mungkin aku tidak dapat memaksakan kehendakku, berbicara sesuai perasaanku. Berharap aku masih mempunyai harapan, agar kita dapat bersatu. Walau kita sama sama takut mengungkapkan perasaan itu. Mungkin aku tidak dapat membuatmu jatuh cinta lagi, mungkin sekarang perasaanmu telah berubah. Tidak ada lagi cinta seperti dulu, tidak ada tatapan teduh ketika netra kita bertemu. Mungkin aku […]

Read More Tak Dapat Kupungkiri

Lelah

Aku lelah, tidak dapat menemukan seorang yang dapat menjadikanku rumah. Aku lelah, kamu tak jua mengunjungi hatiku. Sekali-sekali mampirlah. Agar kamu tahu. Dia juga butuh tempat singgah. Aku lelah, hatimu tak kunjung kutangkap. Terus menerka. Seperti tak ingin ku perjuangkan. Aku lelah, karena sifatmu yang membuatku ingin selalu menyerah, walau aku tetap memilih singgah. —fre […]

Read More Lelah